Apakah Mbappé Layak Rp2,9T?

by:AlgorithmicDunk6 hari yang lalu
1.84K
Apakah Mbappé Layak Rp2,9T?

Angka Tak Pernah Berbohong—Tapi Tak Menceritakan Seluruh Cerita

Saya telah lima tahun memodelkan metrik kinerja ala NBA untuk sepak bola—ya, data tak peduli pada nostalgia. Saat melihat valuasi Mbappé senilai €180M, saya tak terkejut. Tapi ketika melihat Argentina: total skuad €757M, Lautaro Martínez €100M—saya sadari kesenjangan ini bukan soal uang.

Kekuatan Sistemik Lebih dari Kapital Pasar

Inggris di puncak dengan €1,4B—tim nasional termahal yang pernah dicatat. Prancis menyusul dengan €1,2B dipimpin Mbappé (€180M). Jerman: €654M. Belanda: €702M. Namun Argentina di posisi #6—bukan karena kekurangan dana—tapi karena sistemnya bekerja berbeda. Tidak ada pemain tunggal yang bernilai 3x gaji gelandang Inggris.

Di sini sudut pandang saya berbeda: Di Nigeria dan Amerika Latin, bakat tersebar lewat jaring keluarga dan pembangunan akar—bukan transfer klub terkendali. Argentina tidak butuh Neymar atau Mbappé untuk menang—ia bertahan pada kepemimpinan yang dibentuk dalam tekanan sistemik—in La Pulga menyaksikan setiap pertandingan.

Model Tak Terlihat

Saya bangun model ini bukan untuk memprediksi harga—but untuk mengukur modal manusia. Kami lacak pengaruh—budaya—kekauatan sistemik. Bukan kapital pasar. Karena ketika uang dihapus dari sepak bola… yang tersisa tetaplah manusia.

AlgorithmicDunk

Suka25.27K Penggemar1.74K

Komentar populer (1)

DatalystX87
DatalystX87DatalystX87
6 hari yang lalu

So Mbappé costs €180M… but Argentina’s entire squad? €757M — and not one player got more than your local pub’s Wi-Fi router.

England leads with €1.4B — nice, but their midfielders still cost less than La Pulga’s lunch money.

Data doesn’t lie… it just laughs when you realize the richest team has zero stars on the transfer market.

Still waiting for that next game? Drop a comment if you’d trade Mbappé for three Messi jerseys and a half-decent tiki.

778
65
0