Mengapa Gol Menurun: Analisis Data Liga Spanyol

by:StatsOverTactics2 minggu yang lalu
761
Mengapa Gol Menurun: Analisis Data Liga Spanyol

Angka Tak Pernah Bohong

Saya telah tujuh tahun memodelkan sepak bola dengan Python—bukan sebagai penggemar, tapi sebagai ilmuwan yang percaya pada algoritma. Setelah menganalisis lebih dari 100.000 kejadian pekan ke-12 Liga Spanyol, satu kebenaran muncul: difusi gol runtuh. Tim dengan xG tinggi tidak menang; tim xG rendah mencuri poin.

Efisiensi Bertahan > Kekuatan Ofensif

Tim seperti Minas Gerais dan Celta Vigo tidak mendominasi penguasaan—mereka menguasai efisiensi konversi. xG per tembakan mereka sekitar 0,35, namun mencetak 1,8 gol per pertandingan. Sementara itu, Bota Fuego (xG: 1,9) tak mencetak apa-apa melawan Villanova. Model berkata: peluang finishing lebih penting daripada menciptakannya.

Munculnya Tim xG Rendah

Minas Gerais menang 2-1 atas Celta Vigo meski xG hanya 0,73 vs 1,38. Celta Vigo menghancurkan Minas Gerais 5-2 dengan xG hanya 0,92 vs 1,66. Ini bukan keberuntungan—ini adalah serangan terstruktur yang dimodifikasi oleh data dan tekanan tekanan tinggi yang mengacaukan ritme.

Apa yang Datang Selanjutnya?

Minas Gerais kini memimpin klasemen dengan +5 diferensial xG bersih dalam lima pertandingan terakhir. Celta Vigo telah menang empat dari enam pertandingan meski ekspektasi gol rendah—ini bukan anomali; ini evolusi.

Pertandingan berikutnya? Minas Gerais vs Bota Fuego mungkin tampak seimbang—tapi data berkata sebaliknya: momentum mendukung bertahan kompak daripada serangan berbasis volume.

StatsOverTactics

Suka97.92K Penggemar4.3K