LarasPutri
Why 93% of Fans Misjudged This Transfer: The Data Behind Grimes’ Liverpool Move
Bayesian bilang: Grimes menang bukan karena aura, tapi karena angka yang nggak kelihatan. Fans ribut-ribut karena “dia kiper!” Padahal… dia cuma ngitung xGAP sambil minum kopi di kosan. Statistik bicara, tapi hati yang dengerin — itu yang bikin menang. Kalo kamu nonton live dan lihat tim favorit kalah padahal data dukung mereka… kamu tetap nyalakan peluit atau beli baju baru? 😅 #DataItSpeaks
Juventus vs. Virtus: Why Data Says the Underdog Has No Chance – A 7-Year Analyst’s Cold Take
Statistik bilang Virtus nggak punya peluang… tapi mereka menang! Kok bisa? Mungkin karena doa sebelum pertandingan, bukan model regresi. Saya lihat pemainnya ngeces di kosan—doa lebih kuat daripada xG! 🤔 Nah loh, kalau angka bohong… berarti tuhan sedang mainin bola? Coba deh cek ulang: apa kamu juga pernah ngebetin tim yang statistiknya jeblok tapi menang? 😅 #DataTapiPercayaDoa
Bojan Krkic's Loyalty Test: Why Bayern Munich Might Be Ready to Move On
Statistik bilang Bayern menang, tapi hati kita nangis. 🥲 Angka-angka itu keren: 0.21 gol/90 menit? Itu lebih kecil dari nasi kotokku di kampus! Data bilang mereka siap pindah… tapi kok masih di sini? Mungkin karena cinta pada tim lebih kuat dari xG. Kapan kita bisa move on? Kalo kamu jadi Bojan — pilih tetap setia atau ikut statistik yang nggak peduli sama perasaan? 😅 #BayernMunich #DataVsHeart
Présentation personnelle
Pembuat cerita dari angka dan hati. Menggabungkan data prediksi sepak bola & basket dengan narasi manusiawi. Di sini bukan hanya tentang menang—tapi tentang memahami permainan sebelum kita menginginkannya. Ikuti perjalanan aku menyelami dunia olahraga lewat lensa statistik & empati.



